
Viral? Terus Kenapa? Potongan video tanpa konteks bertebaran.
Timeline heboh. Kolom komentar perang.
Kalau nggak ikut FOMO, rasanya seperti ada yang kurang. Faktanya, 56% masyarakat indonesia akses berita lewat media sosial.
Sementara algoritma nggak bertanya: "Apakah ini penting?" Tapi "Apakah ini bikin kamu berhenti scrolling?"
Apa yang muncul terus di timeline, membentuk apa yang kita anggap penting. Selalu cross-check ya, Wargi! Sebagai berikut :
- Apakah isinya ini benar?
- Apakah konteksnya lengkap?
- Apakah ini benar-benar penting?
Viral itu cuma ukuran perhatian. Bukan ukuran kebenaran. Jadi, nggak semua yang viral harus kita pikirkan.
Penulis: Diskominfo Jabar



