Hero section image background

Teko Kopi itu cikal bakal Webcam Pertama?

Rabu, 11 Februari 2026

Transformasi Digital

64

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post Teko Kopi itu cikal bakal Webcam Pertama?

Teknologi yang hari ini kita gunakan untuk Zoom meeting, live streaming, hingga vlogging ternyata memiliki sejarah yang unik. Siapa sangka, semuanya bermula dari sebuah teko kopi.

Pada tahun 1991, di Laboratorium Komputer Universitas Cambridge, Inggris, sekelompok ilmuwan menghadapi persoalan sederhana namun cukup mengganggu: teko kopi di ruang Trojan sering kali kosong. Untuk memastikan apakah kopi masih tersedia, mereka harus berjalan cukup jauh dari ruang kerja menuju ruang tempat teko berada. Tidak jarang, setelah menempuh perjalanan tersebut, mereka mendapati teko sudah kosong.

Dua peneliti, Quentin Stafford-Fraser dan Paul Jardetzky, merasa lelah dengan rutinitas bolak-balik yang tidak efisien itu. Dari masalah sederhana tersebut, lahirlah ide kreatif yang kelak menjadi tonggak sejarah teknologi. Mereka memasang sebuah kamera kecil yang diarahkan langsung ke teko kopi dan menghubungkannya ke jaringan internal kampus. Sistem ini menggunakan perangkat lunak buatan mereka sendiri yang diberi nama XCoffee.

Awalnya, sistem ini hanya berfungsi untuk memantau ketersediaan kopi secara lokal di jaringan internal laboratorium. Namun, pada tahun 1993, dua rekan mereka, Martyn Johnson dan Daniel Gordon, mengambil langkah lebih jauh dengan menghubungkannya ke internet.

Sejak saat itu, dunia dapat menyaksikan secara langsung kondisi sebuah teko kopi di Cambridge. Siaran sederhana tersebut secara tidak langsung menandai lahirnya webcam pertama di dunia—sebuah inovasi kecil yang kemudian berkembang menjadi teknologi komunikasi visual yang kita gunakan secara luas saat ini.

Dari kebutuhan praktis untuk menghemat langkah menuju ruang kopi, lahirlah fondasi bagi era komunikasi digital berbasis video yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern.

Penulis: Diskominfo Jabar