Hero section image background

Secangkir Cerita Dari Kopi Arabika Jawa Barat.

Selasa, 15 September 2026

Kegiatan Jawa Barat

99

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post Secangkir Cerita Dari Kopi Arabika Jawa Barat.

Kopi Arabika Jawa Barat.

Tanah Jawa Barat yang dianugerahi geografis berupa pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter menciptakan lingkungan ideal untuk menghasilkan kopi arabika yang berkualitas dan cita rasa yang beragam. Kopi Arabika menjadi salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah dan menjadi sumber pendapatan bagi petani.

Apa saja kopi arabika khas Jawa Barat? simak infografis berikut!

Perkembangan Luas Tanam dan Produksi Kopi Arabika di Jawa Barat tahun 2021-2025

  • Pada tahun 2021 luas hektare mencapai 33.238 dengan berat produksi kopi Arabika sebesar 14.237 ton.
  • Pada tahun 2022 luas hektare mencapai 33.585 dengan berat produksi kopi Arabika sebesar 14.531 ton.
  • Pada tahun 2023 luas hektare mencapai 35.238 dengan berat produksi kopi Arabika sebesar 14.441 ton.
  • Pada tahun 2024 luas hektare mencapai 37.019 dengan berat produksi kopi Arabika sebesar 17.130 ton.
  • Pada tahun 2025 luas hektare mencapai 38.339 dengan berat produksi kopi Arabika sebesar 17.267 ton. 

Luas tanam kopi arabika di Jawa Barat terus meningkat dari 33.238 hektare pada tahun 2021 menjadi 38.339 hektare pada tahun 2025.

Produksi kopi juga menunjukkan tren positif, naik dari 14.237 ton pada tahun 2021 menjadi 17.267 ton pada tahun 2025, meskipun ada sedikit penurunan pada tahun 2023 dan kembali naik pada tahun 2024.

Lima Daerah Dengan Produksi Kopi Arabika di Jawa Barat Tahun 2021-2025.

Kabupaten Bandung merupakan produsen kopi arabika terbesar di Jawa Barat dengan Produksi 9.010 ton pada tahun 2025. Kabupaten Garut menempati posisi kedua dengan 3.069 ton, diikuti Kabupaten Bandung Barat (1.109 ton), sumedang (916 ton), dan Cianjur (866 ton). 

Keunggulan Kopi Arabika:

  • Keasaman lebih tinggi memberikan nuansa rasa yang lebih cerah dan menyegarkan.
  • Memiliki aroma yang lebih harum dan lebih tajam.
  • Kualitas biji cenderung lebih baik apabila tumbuh di ketinggian yang lebih tinggi.
  • Memiliki kandungan kafein yang lebih rendah. 

Tujuh Kopi Khas Jawa Barat yang Mendunia:

  1. Kopi Ciwidey, Kabupaten Bandung.
  2. Kopi Malabar, Kabupaten Bandung.
  3. Kopi Papandayan, Kabupaten Garut.
  4. Kopi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.
  5. Kopi Palasari, Kabupaten Bandung.
  6. Kopi Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat.
  7. Kopi Mekarwangi, Kabupaten Bandung Barat.

Penulis: Diskominfo Jabar