
Dari stasiun ke stasiun, kereta api terus menggerakan mobilitas masyarakat Jawa Barat. Beragam pejalanan dilakukan setiap hari, menjadikan kereta api bagian penting dari aktivitas masyarakat. Lantas, bagaimana perkembangan jumlah penumpang kereta api di Jawa Barat? Simak infografis berikut!
Sejarah Kereta Api Indonesia:
- Tahun 1840-an, Gagasan pembangunan perkeretaapian mulai berkembang di Hindia Belanda
- Tahun 1860-an s.d. 1930-an, Jaringan kereta api berkembang di Pulau Jawa dan berbagai wilayah Indonesia
- Tahun 1942-1945, Perkeretaapian berada di bawah penguasaan Jepang dan dikelola melalui Rikuyu Sokyoku (Urusan Angkutan Darat)
- 28 September 1945, Insan perkeretaapian Indonesia mengambil alih perkeretaapian dari Jepang
- 30 September 1945, Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) dibentuk di Bandung
- Tahun 1950, DKARI dilebur menjadi Djawatan Kereta Api (DKA)
Tanggal 28 September 1945 menjadi tonggak penting sejarah perkeretaapian Indonesia dan diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional.
Jumlah penumpang kereta api pada tahun 2025 yaitu 25.808.526 orang. Jumlah penumpang tertinggi tercatat pada bulan Desember mencapai 2.502.110 orang bertepatan dengan jadwal liburan akhir tahun dan pada bulan April sebanyak 2.475.066 orang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Naik Kereta dengan Aman, Nyaman dan Tertib:
- Pesan Tiket dari Kanal Resmi, Pastikan nama, jadwal, stasiun asal, dan tujuan sudah benar.
- Datang Lebih Awal, Berikan waktu yang cukup untuk meminimalisir risiko keterlambatan.
- Kenali Peron dan Gerbong Kereta, Pastikan mengetahui peron dan gerbong kereta sesuai dengan yang tertera pada tiket.
- Siapkan Tiket dan Identitas Diri, Siapkan tiket dan identitas diri yang valid sebelum naik kereta.
- Amankan Barang Bawaan, Simpan barang berharga dengan aman dan jangan meninggalkan barang tanpa pengawasan
- Ikuti Petunjuk dan Informasi, Ikuti petunjuk petugas dan aturan keselamatan di stasiun maupun selama perjalanan.
- Hormati Penumpang Lain, Antre dengan tertib, jaga kebersihan, gunakan fasilitas dengan baik, dan hormati sesama penumpang.
Penulis: Diskominfo Jabar



