
Selamat Hari Tani Nasional
Setiap tanggal 24 September, kita memperingati Hari Tani Nasional sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para pahlawan pangan. Salah satu indikator untuk melihat kondisi petani adalah dengan Nilai Tukar Petani (NTP). NTP adalah angka yang menggambarkan daya beli petani serta kemampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya produksi. Bagaimana kondisi NTP di Jawa Barat?
Perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Jawa Barat Kondisi Januari - Agustus 2026
Jan'26: 115,67
Feb'26: 117,29
Mar'26: 118,76
Apr'26: 116,86
Mei'26: 118,3
Jun'26: 118,97
Jul'26: 119,04
Agu'26: 119,36
NTP menunjukkan kemampuan tukar (term of trade) komoditas hasil pertanian dengan barang dan jasa konsumsi petani baik untuk keperluan rumah tangga petani maupun biaya keperluan proses produksi. Semakin tinggi angka NTP, semakin kuat kemampuan daya beli petani. Angka NTP Jawa Barat pada Agustus 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,27% dibandingkan Juli 2026, dari 119,04 menjadi 119,36.
Nilai Tukar Petani Menurut Subsektor Kondisi Agustus 2026
Pada Agustus 2026, seluruh subsektor pertanian di Jawa Barat mencatatkan nilai NTP di atas 100. Subsektor Hortikultura mencatatkan nilai tertinggi sebesar 126,65, sedangkan subsektor Peternakan berada di posisi terendah sebesar 101,93.
NTP Tanaman Pangan (NTPP): 121,08
NTP Tanaman Hartikultura (NTPP): 126,65
NTP Peternakan (NTPT): 101,93
NTP Tanaman Perkebunan (NTPR): 121,87
NTP Perikanan (111,67)
Bagaimana Kita Bisa Ikut Meningkatkan Kesejahteraan Petani?
- Prioritas Komoditas Pangan Lokal: Pilih bahan pangan segar hasil panen petani lokal di pasar tradisional atau supermarket terdekat untuk membantu memperpendek rantau distibusi dan menjaga harga di tingkat petani tetap stabil.
- Konsumsi Bervariasi dan Beralih Ke Produk Musiman: Membeli buah dan sayuran yang sedang panen raya membantu menyerap pasokan melimpah di tingkat petani, sehingga mencegah jatuhnya harga komoditas saat panen.
- Cegah Food Waste (Bijak Mengonsumsi Pangan): Menghabiskan makanan tanpa menyisakannya adalah bentuk penghormatan tertinggi atas peluh dan kerja keras petani yang telah memproduksi pangan untuk kita
- Dukung UMKM Olahan Hasil Tani Lokal: Beli dan promosikan produk olahan berbasis bahan baku lokal untuk memberikan nilai tambah (value added) bagi perekonomian perdesaan.
Penulis: Diskominfo Jabar



