
Wargi, ingat ya! jejak digital itu bukan cuma apa yang wargi unggah di platform digital. Yuk, kenalan dengan jejak digital yang perlu disadari!
Jejak Digital Aktif
Jejak digital aktif terbentuk ketika wargi secara sadar membagikan informasi atau melakukan aktivitas di internet.
- Mengunggah foto atau video.
- Memberikan komentar dan like.
- Mengisi formulir atau membuat akun.
- Mengirim email atau pesan.
- Membagikan lokasi atau aktivitas.
Jejak Digital Pasif
Jejak digital pasif terbentuk ketika data aktivitas dikumpulkan secara otomatis oleh situs, aplikasi, atau perangkat.
- Riwayat pencarian dan kunjungan situs.
- Alamat IP dan informasi perangkat.
- Data lokasi dari aplikasi.
- Cookies yang merekam aktivitas.
- Metadata pada foto atau dokumen.
Apa yang harus dilakukan?
Jejak digital sulit dihapus sepenuhnya. Karena itu, kelola sejak awal dengan cara berikut!
- Pikirkan kembali sebelum mengunggah atau berkomentar.
- Batasi informasi pribadi yang dibagikan.
- Periksa izin akses aplikasi.
- Atur privasi akun dan media sosial.
- Hapus akun yang sudah tidak digunakan.
- Cari nama wargi di internet untuk mengetahui informasi yang terlihat publik.
Penulis: Diskominfo Jabar



