
Orang tua harus hati-hati, game online tidak selalu seaman yang kita kira.
Sekilas, game online terlihat seperti dunia bermain yang kreatif, seru, dan menyenangkan untuk anak. Namun, di dalamnya anak bisa berinteraksi dengan siapa saja tanpa kita benar-benar tahu siapa yang ada di balik layar.
Fitur dan konten dalam game online juga bersifat terbuka. Jadi, tidak semuanya terfilter atau sesuai usia dan bisa diakses oleh berbagai kalangan.
Tanpa disadari, anak bisa bermain terlalu lama, bahkan melakukan pembelian dalam game online tanpa memahami risikonya. Anak juga bisa membagikan informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal. Tanpa pendampingan, dunia digital bisa menjadi tempat yang membingungkan dan berisiko bagi mereka.
Padahal, yang mereka butuhkan bukan sekadar larangan, tetapi:
Pengawasan
Komunikasi yang terbuka
Yuk, Wargi Jabar, mulai lakukan:
• Aktifkan parental control
• Dampingi anak saat bermain
• Ajarkan anak untuk menjaga informasi pribadinya
Karena melindungi anak bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia digital mereka.
Penulis: Diskominfo Jabar



