
Al semakin dekat dengan kehidupan kita... tapi bagaimana cara bijak mengenalkannya kepada anak?
1. Ajak anak memahami bahwa Al adalah alat bantu bukan pengganti manusia.
Jelaskan secara sederhana. Pemahaman ini mencegah ekspektasi berlebihan dan melatih anak berpikir kritis. Kenalkan lewat diskusi dan permainan.
2. Dampingi anak saat menggunakan aplikasi berbasis Al.
Orang tua tetap memegang kontrol, termasuk membatasi waktu layar dan memilih platform yang aman seperti tidak menggunakan Al sebagai "contekan" PR.
3. Al dapat membantu belajar bahasa, matematika, seni, dan sains, tetapi tetap hanya alat bantu.
Tapi perlu diingatkan bahwa Al bukan pendamping emosional.
Nah, semua ini sejalan dengan PP Tunas (Perlindungan Data Anak) dari Kemkomdigi RI, yang menekankan keamanan, privasi, dan pendampingan dalam aktivitas digital anak.
Jadi, yuk dampingi anak mengenal Al dengan lebih cerdas dan aman!
Penulis: Diskominfo Jabar



