Banyak Yang Belum Faham Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Tanggal : 20 Nov 2020 09:35 WIB | Dibaca : 66 | Kategori : Berita

BANDUNG - Keterbukaan Informasi Publik yang dituangkan dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2018, ternyata banyak yang belum memahami benar, termasuk di kalangan pegawai pemerintah. Hal itu diungkapkan Beben Nurpadillah, M. I.Kom Kementerian Koordinator Polhukam, saat bertemu dengan Kadiskominfo Jabar Setiaji, S.T. M.Si dan jajaran Komisi Informasi Jabar di Bandung, Kamis (19/11/2020).

"Oleh karena itu Komisi Informasi dan Diskominfo harus terus mendorong sosialisasi tentang penguatan keterbukaan informasi tersebut" katanya.

Menurut Beben, Polhukam akan membantu mendorong pemahaman keterbukaan informasi publik itu dengan berbagai upaya, di antaranya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) atau Forum Komunikasi. Forum komunikasi itu juga digelar untuk penyusunan indeks keterbukaan informasi publik di Bandung.

"Jadi dengan FGD di Bandung kita tingkatkan lagi pemahaman publik dan pejabat PPID agar keterbukaan informasi itu benar-benar bisa dipahami dan dilaksanakan dengan benar" katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Setiaji, S.T., M.Si mendukung penuh upaya Polhukam dalam sosialisasi penguatan keterbukaan informasi publik.

"Ya, Saya mendukung dan siap memfasilitasi kegiatan nanti di Bandung dalam FGD atau forum komunikasi yang direncanakan Polhukam" ucapnya. 

Hadir dalam pertemuan itu selain Kadiskominfo Jabar, Ketua Komisi Informasi (KI) Jabar Ijang Faisal dan anggota KI Jabar Dedi Dharmawan. (Pun)

Penulis : REP-PUN

Komentar


Post Terkait