Ribuan Masyarakat Akses Pikobar

Tanggal : 30 Jun 2020 15:18 WIB | Dibaca : | Kategori : Berita

BANDUNG – Masyarakat banyak memanfaatkan informasi resmi dari pemerintah untuk mendapatkan informasi terkait COVID-19, termasuk di Jawa Barat (Jabar). Masyarakat Jabar cukup banyak yang memanfaatkan aplikasi PIKOBAR untuk mendapatkan informasi tersebut.

Kepala Diskominfo Jabar yang juga Ketua Divisi TIK Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar menyebutkan PIKOBAR langsung beroperasi tiga hari setelah pemerintah mengumumkan kasus pertama Covid-19, dan seminggu kemudian aplikasi PIKOBAR sudah launching.

“Kami bergerak cepat agar informasi terkait penanganan dan koordinasi bisa dapat dilaksanakan segera. Apalagi masyarakat sangat membutuhkan informasi Covid-19 diawal kemunculannya,” tegas Setiaji dalam konferensi pers di Gedung Sate, Selasa (30/6/2020).

PIKOBAR merangkum data dari 10 divisi (dinas) yang ikut terlibat aktif memberikan informasi terkini setap harinya. Selain itu, PIKOBAR juga merangkul pihak lain, yakni 16 startup dan komunitas/masyarakat TIK untuk membuat fitur di dalam PIKOBAR. Saat ini dalam PIKOBAR terdapat 38 fitur yang dapat diakses dengan bebas.

Setiaji menyebutkan sejak launching hingga kini, aplikasi PIKOBAR telah di download 750 pengguna gadget dan 50 ribuan orang mengunjungi laman internet PIKOBAR.

“Informasi seputar hoaks, data terkini dan bansos yang sering dilihat dan ditanyakan. Kami juga bekerjasama dengan white hacker untuk menjaga data dan keamanan PIKOBAR,” tegasnya.

Hotline PIKOBAR pun telah menerima laporan masyarakat sebanyak lebih dari 120 ribu aduan dan sudah ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Sejauh ini aplikasi PIKOBAR berjalan dengan aman tanpa ada gangguan dari hacker. JO

Penulis : Rep Jo

Komentar


Post Terkait