JSH Ajak Warga Kota Banjar Cerdas Bermedia Sosial

Tanggal : 22 Nov 2019 15:54 WIB | Dibaca : | Kategori : Berita

KOTA BANJAR – Bertempat di Aula Rumah Makan Sunda Ibu Joko, Jl. Ciamis-Karangpanimbal, Kota Banjar, Jum’at (22/11/2019) Jabar Saber Hoaks selenggarakan sosialisasi pencegahan penyebaran hoaks. Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan itu mengusung tema : “Cerdas Bermedia Sosial di Era New Media”.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dedi Dharmawan, SH., MM, mengatakan, jika  berita keliru alias hoaks akan tetap ada selama manusia hidup. Untuk itu diperlukan satu unit khusus sebagai counter attack untuk meluruskan informasi yang benar secara terus menerus, khususnya di Jawa Barat. 

“Berita keliru akan tetap ada selama manusia hidup. Perlu unit khusus (Jabar Saber Hoaks) untuk counter attacknya,” ucapnya.

Lebih lanjut Dedi berucap, jika masyarakat hari ini cenderung telah tergantung dengan penggunaan gadget, sehari bisa mencapai 5-8 jam.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Ir. Tomy Subagja, MM yang menjabat sebagai Asisten Bidang Hukum Setda Kota Banjar mengatakan, jika penyebaran hoaks telah meresahkan tatanan kehidupan masyarakat, bahkan dapat mengganggu proses pembangunan. 

"Penyebaran hoaks telah meresahkan tatanan kehidupan masyarakat. Bahkan pada kondisi tertentu dampaknya dapat mengganggu proses pembangunan," terangnya.

Pada kasus tertentu, awalnya sebagian masyarakat berniat ingin memberikan motivasi ke orang lain, padahal ia tidak tahu bahwa informasi tersebut tidaklah akurat. 

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana mengungkapkan, jika sebagian besar warga Kota Banjar telah melek terhadap perkembangan digital informasi. Namun menurutnya hal tersebut tetap perlu diperkuat dengan peningkatan kapasitasnya, khususnya dalam upaya menangkal hoaks. 

"Warga Kota Banjar sebagian besarnya telah melek terhadap perkembangan digital informasi. Namun tetap perlu diperkuat kapasitasnya dalam menangkal hoaks," tegasnya.

Nana mengapresiasi keberadaan unit kerja Jabar Saber Hoaks yang digagas oleh Pemprov Jabar. Keberadaannya sangat bermanfaat bagi warga Jabar yang hendak bertanya tentang kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya.

Dalam era new media hari ini, masifnya penyebaran hoaks di masyarakat ini tidak terlepas dari motif-motif tertentu, salah satunya adanya motif agenda politik gobal. Hal itu dikatakan Tomy Sutami dari Jabar Saber hoaks.

Sosialisasi tersebut menghadirkan para pembicara dari praktisi media dan pejabat Pemerintah Kota Banjar. ( Pun -JSH)

Penulis : rep-pun

Komentar


Post Terkait