Diskominfo Jabar Gelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Data Statistik Sektoral Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Tanggal : 07 Aug 2019 11:23 WIB | Dibaca : | Kategori : Berita

KABUPATEN BANDUNG BARAT - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, melaksanakan Bimbingan teknik pengelolaan data statistik sektoral bagi perangkat daerah Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Mason Pine Hotel Padalarang, Selasa (6/8/19)

Dalam bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan data statistik sektoral bagi perangkat daerah Provinsi Jawa Barat kali ini berfokus Implementasi open data dan satu data Indonesia.

Semakin modern suatu era, artinya semakin banyak hal yang mesti diantisipasi secara cepat oleh regulasi pemerintah. Bagi pemerintah daerah, transparansi data melalui open data menjadi hal mendasar yang harus dilakukan. Harus ada aturan jelas yang bertanggung jawab terkait dengan cara pengumpulan dan penggunaan data yang ada.

“Pemerintah harus transparan pada apa yang sedang, telah, dan akan dilakukan. pemerintah harus berani mewujudkan data sharing, melibatkan pihak-pihak terkait, serta pemanfaatan data yang tepat guna. Open data memungkinkan semua pihak untuk sama-sama mengakses dan mengawasi semua data publik yang ada melalui mekanisme yang telah diatur dalam keterbukaan informasi publik,” ujar Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat yang Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.

Perpres Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia bahwa Data harus memenuhi Standar Data, Satu Metadata dan dapat dibagipakaikan antar instansi produsen melalui interoperabilitas data akan memudahkan diakses dan pemanfaatan data oleh pengguna data, sekaligus merupakan jawaban akan pentingnya data dalam era indutri 4.0 yang saat ini menjadi tantangan.

Melalui sistem satu data Jawa Barat dan open Jabar yang dibangun oleh Dinas Kominfo Jabar selain bertujuan untuk memudahkan pengumpulan dan penyimpanan data dari Perangkat Daerah juga untuk memperkaya database Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar mampu memenuhi kebutuhan Pemerintah Provinsi dan Masyarakat termasuk akan menyajikan data dari Kementerian/Lembaga yang ada di Jawa Barat melalui sharing data atau Integrasi antar sistem data yang akan menjadi prioritas langkah kedepan dalam penguatan Satu Data Jawa Barat. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program daerah memiliki dasar dan basis pada data yang akurat.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji, ST., M.Si. kegiatan ini akan sangat penting peran dan kegunaanya dalam meningkatkan pelayanan publik terbaik di Jawa Barat melalui Visi Jawa Barat Tahun 2018-2023 "Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin Dengan Inovasi dan Kolaborasi" yang dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan dan sembilan program unggulan.

Penulis : Admin

Komentar


Post Terkait