JSH Perlu Sosialisasi Berkelanjutan

Tanggal : 07 Mar 2019 16:30 WIB | Dibaca : | Kategori : Berita

KAB. GARUT-Antusias masyarakat Kabupaten Garut untuk mengikuti sosialisasi terkait hoax yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Jabar Saber Hoaks (JSH) cukup tinggi, terbukti dari tamu yang diundang mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Komunitas, Mahasiswa, guru hingga siswa-siswi sekolah hadir di acara tersebut.

Mereka menyambut positif dengan adanya kegiatan tersebut, seperti yang dikemukakan Lia Rosdiana, Guru SDIT Persis Tarogong 2 Kab. Garut. Menurutnya kegiatan ini sangat positif karena memberikan masukan bagi dirinya dan peserta yang lain terkait masalah hoaks ini.

"Bagi saya dengan adanya sosialisasi hoaks sangat berperan tuh bagi diri pribadi dan orang lain, bisa diaplikasikan kepada anak didik saya mana yang hoaks dan tidak, karena hoaks sudah meresahkan sekali, khususnya bidang keagamaan terkait dalil," ucapnya.

Hal yang sama juga dikemukakan Ira Fitriati, guru SMP Negeri Tarogong 2 Kidul, Kab. Garut. Fitriati mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini dirinya bisa lebih bijak dalam memahami informasi maupun berita, serta bisa menilai sebuah berita baik atau buruk jika kemudian disampaikan kepada orang lain.

"Ini masih ada yang belum jelas, harapannya ada kelanjutannya sosialisasi ini, dan ini bisa dilakukan kepada anak sekolah karena hoaks sangat berpengaruh, khususnya hoaks yang ada di media sosial," kata Fitriati, usai mengikuti sosialisasi JSH di Ruang Rapat Citarum eks Kantor Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah IV, Kab. Garut, Rabu (06/03).

Sementara itu, Ilham Nurbagja peserta dari komunitas Garut Banget Medos menyatakan, sebagai penggiat di media sosial, informasi-informasi yang akan di share di medsos perlu dikaji terlebih dahulu baik dan buruknya sehingga bisa menjadi sebuah informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita cari kebenaran informasi dengan mesin pencari, atau konfirmasi langsung kepada lembaga yang bersangkutan, kita bikin redaksional yang baik, beri pemahaman bagi pembacanya, baru kemudian kita share," tuturnya. (Parno)

Penulis : rep-no

Komentar


Post Terkait