Menuju Smart Province, Diskominfo Mencoba siMaya

Tanggal : 17 Apr 2018 18:10 WIB | Dibaca : | Kategori : Berita

BANDUNG - Dalam rangka mendukung salah satu tujuan Provinsi Jawa Barat untuk menjadi smart province, maka Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat terus mencoba untuk merubah budaya administrasi pemerintahan, dari budaya manual menjadi elektronik. Salah satu yang sudah dilakukan adalah dengan penggunaan aplikasi perkantoran elektronik, terutama dalam hal surat menyurat dan juga pendisposisiannya. 

Untuk itu Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Kementerian Kominfo menggelar Bimtek Penggunaan aplikasi siMaya di Lingkungan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat. Aplikasi siMaya adalah aplikasi generik yang dikembangkan oleh Kementerian Kominfo untuk mendukung sistem administrasi perkantoran secara elektronik, sehingga kegiatan surat menyurat serta pemberian disposisi dapat dilakukan secara realtime kapan dan dimana pun.

Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat Dr. Hening Widiatmoko, MA. ini dilaksanakan di Aula Arifin Yusuf Dinas Kominfo, Selasa (17/4). Dalam sambutannya, Widi mengatakan bahwa sebenarnya Diskominfo Jabar sudah pernah membangun aplikasi yang serupa, yang dinamakan e-office, namun dalam perkembangannya penggunaan aplikasi ini belum optimal karena dirasa masih ada beberapa kekurangan di dalamnya.

"Pada tahun 2009, saat saya masih menjadi Kepala Bidang di Diskominfo ini sebetulnya saya pernah mengembangkan aplikasi serupa yang bernama e-office, namun hingga kini saya menjadi Kepala Dinas ternyata penggunaannya masih belum optimal. Semoga dengan mulai melirik siMaya yang secara gratis disediakan oleh Kementerian Kominfo, penggunaan aplikasi perkantoran maya di lingkungan Pemprov Jabar dapat lebih maksimal," ujar Widi.

Kepala sub Direktorat Aplikasi Layanan Kepemerintahan Dr. Hasyim Gautama juga berharap agar ke depan, Pemerintahan mulai menggunakan kantor maya, tidak harus selalu kerja dari kantor, namun bisa bekerja dimana saja. 

"Saat ini sedang dikembangkankan infrastruktur cloud pemerintahan, sehingga nantinya semua aplikasi berbagi pakai yang ada di pemerintahan di manapun dapat tersimpan disini, bukan lagi di cloud Kementerian Kominfo. Dengan itu, ke depan diharapkan agar setiap aparat pemerintah tidak lagi harus bekerja dari ruangan kantornya saja, namun bisa bekerja di manapun tanpa dibatasi ruang," tuturnya.

Penulis : rep-tim website diskominfo

Komentar


Post Terkait

Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.